Ketua Program Studi Desain Interior
Dr. Kukuh Rizki Satriaji, S.Ds., MT.
Program Studi Desain Interior FSRD ITB merupakan program pendidikan desain interior pertama di Indonesia. Dibuka sejak tahun 1957, Program Studi Interior FSRD berperan dalam merintis keberadaan profesi desain interior di Indonesia. Hal ini menjadikan Program Studi Desain Interior FSRD ITB memiliki jejaring yang demikian luas. Mahasiswa Program Studi Interior akan mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan aspek kebutuhan manusia di dalam ruang sebagai makhluk individual maupun sosial dengan dukungan staf pengajar dan desainer berskala nasional dan internasional. Hal ini akan memberikan peranan signifikan kepada mahasiswa untuk berinovasi dan berkreasi dalam peningkatan kehidupan manusia dan masyarakat.

Jalur Peminatan
Mahasiswa yang tertarik pada Program Studi Interior dapat mengkaji:

Bidang perancangan fasilitas tidak bergerak

Bidang perancangan fasilitas bergerak

Bidang keahlian furnitur

Bidang keahlian teknologi & ilmu bahan
Kurikulum
Ringkasan Kurikulum
Seluruh mahasiswa akan menjalani pendidikan pada Tahap Persiapan Bersama (TPB). Mahasiswa akan dikenalkan dengan berbagai subjek mata kuliah dasar. Selama periode ini mahasiswa tercatat sebagai mahasiswa fakultas/sekolah. Pada akhir tahun pertama, mahasiswa akan memilih program studi atas dasar minat dan prestasi akademik mahasiswa.
Mahasiswa sudah masuk ke program studi yang dipilih. Di tahun kedua seluruh mahasiswa akan melakukan eksplorasi akademik melalui subjek-subjek mata kuliah yang ditawarkan program studi.
Mahasiswa akan mulai melakukan konseptualisasi dan spesialisasi keilmuan.
Mahasiswa mulai melakukan proyek tugas akhir sebagai salah satu persyaratan pemerolehan gelar sarjana.
Struktur Kurikulum
| Mata Kuliah | SKS |
| Gambar Bentuk | 3 |
| Gambar Konstruktif | 3 |
| Raga Rupa Dua Dimensi | 3 |
| Raga Rupa Tiga Dimensi | 3 |
| Berpikir Komputasional | 2 |
| Pancasila | 2 |
| Pengantar Prinsip Keberlanjutan | 2 |
| Laboratorium Dasar Seni Rupa dan Desain | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Teknik Presentasi Desain Interior | 3 |
| Studi Gubahan Ruang | 3 |
| Kreativitas Manusia | 2 |
| Pengenalan Rekayasa dan Desain | 3 |
| Bahasa Indonesia | 2 |
| Olahraga | 1 |
| Intelegensi Artifisial dan Literasi Data | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Desain Interior I | 5 |
| Material dan Warna Desain Interior | 2 |
| Ergonomi Desain Interior | 2 |
| Bahasa Inggris | 2 |
| Pengantar Psikologi Desain Interior | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Desain Interior II | 5 |
| Desain Mebel I | 3 |
| Sejarah Desain | 2 |
| Konstruksi dan Utilitas Interior Bangunan | 3 |
| Tata Suara dan Cahaya interior | 2 |
| Metodologi Desain | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Desain Interior lII | 5 |
| Desain Mebel Il | 3 |
| Kajian Desain | 2 |
| Metode Riset | 2 |
| Agama | 2 |
| Kewarganegaraan | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Desain Interior IV | 6 |
| Desain Mebel Ill | 4 |
| Manajemen Proyek dan Etika Profesi Interior Desain | 3 |
| Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan | 2 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Desain Interior V | 6 |
| Kajian Perencanaan Desain Interior | 3 |
| Kerja Profesi Desain Interior | 3 |
| Mata Kuliah | SKS |
| Seni, Desain, dan Lingkungan | 3 |
| Tugas Akhir Desain Interior | 6 |
Peluang Karier
Mahasiswa desain interior memiliki prospek kerja luas seperti:
- Desainer Interior
- Konsultan Arsitektur dan Desain Interior
- Kontraktor
- Profesional di Sektor Pemerintahan atau Publik
- Desainer Interior untuk Hunian, Perkantoran, Hotel, dan Rumah Sakit
- Spesialis Desain Dapur dan Pantry
- Spesialis Desain Kamar Mandi dan Kamar Tidur
- Desainer Pameran (Exhibition Designer)
- Wirausaha dan Profesional Kreatif Lainnya
Kompetensi Lulusan
Mahasiswa Program Studi Desain Interior diharapkan:
- Memiliki kemampuan dalam penguasaan ilmu dan kemampuan berprofesi sehingga sanggup mengantisipasi arah perkembangan bidang desain serta turut berperan dalam menunjang kemampuan profesionalnya, baik sebagai peneliti, desainer maupun pengajar.
- Memiliki kemampuan dalam mengeksploitasi berbagai bidang ilmu dan pengetahuan sebagai komponen sub-sistem dalam usaha mencapai optimasi desain serta pengembangan kemampuan profesional dalam spektrum yang lebih luas.
- Memiliki kemampuan dalam meningkatkan kualitas profesionalisme serta penguasaan komponen pemikiran desain sehingga mencapai tingkat kemandirian profesional dalam bidang desain interior.