Seni Rupa S-1

A. Latar Belakang
Program studi Seni Rupa merupakan program bidang seni yang diawali dari pemahaman tradisi “Fine Art” yakni sebuah wacana yang bersumber dari modernisme. Dalam perjalanannya kemudian dikembangkan dalam kesadaran nilai-nilai lokal dan global. Program studi seni rupa tidak bertujuan praktis, tetapi berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Lingkup pendidikan seni rupa secara garis besar memberikan kemampuan berlatih dan belajar berpikir melalui penalaran deduktif dan induktif secara rupa dengan menggunakan logika rupa yang menghubungkan kepekaan dan struktur, proses kreatif dan sistim perancangan serta kaidah estetik serta pengembangan pada kemampuan keterampilan dan penguasaan bahan serta teknik penunjangnya.

B. Tujuan pendidikan
Sebagai bagian dari Pendidikan Tinggi Seni program studi Seni Rupa memiliki tujuan umum dan khusus. Tujuan umum adalah menyiapkan peserta didik menjadi agggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan atau professional, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni dan mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperkaya kebudayaan nasional. Pencapaian dari tujuan tersebut diusahakan dengan berpedoman pada tujuan pendidikan nasiona, kaidah moral, dan etika ilmu pengetahuan dan kepentingan masyarakat dengan memperhatikan minat, kemampuan dan prakarsa probadi. Tujuan khusus pendidikan seni rupa adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan kreatif untuk menciptakan karya seni dan kemampuan akademik untuk melakukan penelitian dan penulisan ilmiah di bidang seni rupa. Membekali lulusan dengan wawasan dan pengetahuan yang luas yang memungkinkan terjadinya proses silang budaya lokal-nasional-regional-internasional. Pada tingkat lanjut, silang budaya akan mendorong potensi inovasi dan improvisasi artistic yang memperkaya kebudayaan nasional, menanmkan pada lulusan sikap dan pola perilaku yang menjunjung tinggi etika keilmuan dan etika kesenian yang sesuai dengan norma dan kaidah kemanusiaan.

C. Bidang Kajian Seni Rupa
Proses pembelajaran jenjang sarjana bidang seni rupa ditempuh melalui tahap persiapan bersama ( TPB ) selama dua semester/ satu tahun. Tahap ini merupakan wahana pembelajaran bersama bagi seluruh program studi jenjang sarjana di lingkungan FSRD.
Setelah menyelesaikan TPB mahasiswa menempuh tahun kedua dengan memilih bidang kajian yang terdapat pada jalur pilihan utama. Ada enam jalur pilihan yang tersedia, yaitu:

  • Jalur pilihan Seni Lukis,
  • Jalur pilihan Seni Patung
  • Jalur pilihan Seni Grafis
  • Jalur pilihan Seni Keramik,
  • Jalur pilihan Ilmu-ilmu Seni dan Estetika dan
  • Jalur pilihan Intermedia.

D. Kompetensi Lulusan

  • Memiliki kemampuan kreatif untuk menciptakan karya seni rupa yang dapat mendorong potensi inovasi, improvisasi artistik yang dapat berperan pada perluasan kesadaran estetika manusia dan menyumbang pada pengkayaan kebudayaan nasional.
  • Menguasai dasar teori bidang keilmuannya, mempunyai wawasan IPTEKS dan peran seni rupa dalam masyarakat yang sedang membangun,
  • Memahami tanggung jawab profesi dan mengerti tentang etika,
  • Memiliki ketajaman tentang masalah-masalah actual.

E. Kurikulum
Struktur Kurikulum Program Studi Seni Rupa

F. Lapangan Kerja Bidang Seni Rupa
Melalui unsur-unsur kemampuan, wawasan, pengetahuan, sikap dan pola perilaku tersebut secara terpadu yang ditempuh selama proses pendidkan berlangsung, lulusan akan memiliki kemampuan berkembang ke berbagai bidang keahlian sesuai bakat dan kecenderungan masing-masing : seniman, pemikir seni, sejarawan seni, kritikus, kurator, pengajar ahali manajemen seni dan lainnya.

Untuk keterangan lebih lanjut, klik http://www.art.itb.ac.id/