Magister Desain Angkatan 2005

BENTUK DAN MAKNA RUMAH ADAT RAHA BOKEO MEKONGGA-KOLAKA SULAWESI TENGGARA
AHMARUDDIN – 27105008

Tesis ini memfokuskan kajian pada latar belakang sosial budaya suku Mekongga di Kolaka Sulawesi Tenggara, memahami makna yang terdapat pada rumah adat ’ Raha Bokeo’ Mekongga-Kolaka, serta ornamen yang melekat di dalamnya. Rumah adat ’Raha Bokeo adalah hasil rekonstruksi Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka pada bulan februari 2002, dengan mencari jawaban atas masalah utama yakni mengenai bentuk dan makna pada bangunan rumah adat tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan estetik analisis visual terhadap obyek dengan maksud mengidentifikasi bentuk, struktur serta ornamen yang terdapat pada rumah adat Mekongga tersebut.[Selanjutnya...]

DESAIN RUANG DALAM KENDARAAN TEMPUR PANSER KAVALERI TNI AD
FAJAR SUHARYANTO – 27105012

Panser sebagai bagian dari Alutsista (Alat Utama Sistem Pertahanan) yang lebih luas merupakan produk dengan pendekatan spesified users memiliki perbedaan ketika digunakan oleh pemakai. Indonesia yang menganut sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) berbeda dengan Prancis menggunakan panser VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) yang sama secara berbeda. Pembahasan panser dan kaitannya dengan Alutsista Indonesia sebagai negara dengan kemampuan kemandirian alutsista rendah sebagai salah satu alasan mengapa Kavaleri TNI AD membutuhkan desain khusus panser untuk kondisi di Indonesia. Pembahasan dilanjutkan dengan analisis dari hal-hal di atas beserta antisipasi permasalahan desain untuk panser tersebut[Selanjutnya...]

KAJIAN PERSEPSI BENTUK MASJID AS-SYUURA CIPARI KABUPATEN GARUT
PARLINDUNGAN RAVELINO – 27105016

Masjid Adalah tempat beribadah pemeluk agam Islam. Masjid muncul dari kebutuhan para jama’ah untuk beribadah bersama (berjama’ah). Selain untuk beribadah secara vertical kepada Allah SWT, masjid juga berfungsi untuk berfungsi untuk berhubungan secara horizontal kepada sesama muslim. Masid muncul sebagai hasil budaya dengan bentuk yang sangat beragam. Bentukan Arsitektur Masjid di Arab berbeda dengan Masjid di Indonesia. Terutama di Jawa Barat, karena pembawnya adalah Muslim Tiongkok maka Masjidnyapun berbentuk seperti pagoda. Walaupun ada pendapat yang berkata bahwa itu adalah bentuk meru. Masjid di Jawa Barat identik dengan bentuk bale nyungcung, dengan tipikal atap yang bersusun 3 seperti pagoda dan biasanya berada di alun-alun kota.[Selanjutnya...]

PERGESERAN BENTUK, FUNGSI SERTA MAKNA SIMBOLIS TEDUNG DALAM SISTEM RITUAL MASYARAKAT HINDU BALI
Aswar – NIM. 27105301

Produk payung atau dalam bahasa Bali disebut tedung , sudah diposisikan sebagai benda ritual sejak masuknya pengaruh Hindu Budha pada abad ke-9 sampai abad ke-19 Masehi, dan kemungkinan bawaan dari kejayaan agama Hindu Budha di kepulauan Jawa sejak abad ke-5 Masehi. Payung yang biasa dipakai sebagai perangkat dalam hidup masyarakat tradisional Bali memiliki nama dan bentuk tersendiri antara lain: “kata payung atau pajeng” adalah jenis produk fungsional yang digunakan setiap hari dan bersifat kebendaan, sedangkan kata “tedung” adalah produk yang sifatnya perlambangan dan digunakan oleh masyarakat Hindu Bali sebagai pelengkap prosesi ritual baik upacara keagamaan maupun upacara adat. [Selanjutnya...]

EKSPLORASI BENTUK KREATIF MELALUI TEKNOLOGI MESIN CNC PADA PRODUK KAYU (Studi Desain Eksperimentatif Dengan Mesin CNC)
ENTIN T. AGUSTINA – NIM. 27105302

Fenomena yang dihadapi oleh perajin saat ini yaitu produk yang dihasilkan sulit dipasarkan karena : tidak memenuhi syarat standar pasar lokal maupun ekspor (kulaitas, kuantitas, ketepatan waktu dan kesinambungan produk), tidak didasarkan pada permintaan pasar, biaya, waktu, mutu, teknologi yang sederhana, desain yang sederhan, kapasitas produksi yang relatif kecil, jika diproduksi masal tidak seragam. [Selanjutnya...]

PEMANFAATAN LIMBAH KAYU MENJADI ALTERNATIF DESAIN ANEKA PRODUK DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JEPARA
AGUS SALIM – NIM. 27105303

Salah satu industri yang lebih banyak mengeksploitasi kayu adalah industri mebel kayu. Masyarakat sekarang ini terutama dalam industri kerajinan yang bergerak di bidang industri kayu mebel, real estate, souvenir, kurang menyadari bahwa eksploitasi ini dapat mengakibatkan ekosistem hutan menjadi terganggu serta dapat mengakibatkan kelangkaan kayu. Di Jawa Tengah terdapat industri meubel yang terkenal di seluruh dunia secara turun-temurun merupakan daerah penghasil industri mebel, souvenir, ialah Kabupaten Jepara. [Selanjutnya...]

TANJUNGPINANG
Sadri – NIM. 27105304

Penelitian ini dilakukan karena ketertarikan Penulis terhadap akulturasi yang terjadi pada interior Mesjid Sultan Riau di Pulau Penyengat yang didirikan oleh Yang Dipertuan Muda Raja Abdul Rahman (1831-1844 M) pada hari raya Idulfitri 1 syawal 1248 H (1832 M). Interior mesjid berkaitan erat dengan nilai-nilai budaya masyarakat Melayu Penyengat. Melihat letaknya Penyengat termasuk dalam akar budaya Melayu pesisir yang mengandalkan sektor perdagangan sebagai penunjang perekonomiannya, akses untuk berhubungan dengan dunia luar mengakibatkan adanya kontak budaya. Kontak budaya melalui perdagangan membuka jalan terjadinya percampuran kebudayaan. Hubungan yang semula sekedar hubungan perdagangan akhirnya berkembang menjadi hubungan yang saling mempengaruhi antar budaya masing-masing, terjadilah proses akulturasi budaya yang pada akhirnya ikut membentuk budaya Melayu Penyengat. Akulturasi budaya ini tidak hanya terbatas pada nilai-nilai dan pengetahuan saja, tetapi juga berpengaruh kepada artefak budayanya. [Selanjutnya...]

PERAN WARNA PADA MAINAN ANAK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR Studi Kasus di TK Negeri Pembina Surabaya dan TK Al Hikmah Surabaya
DIDIK DWI WIDODO – NIM 27105305

Sejak dalam kandungan hingga anak balita, anak perlu perhatian yang lebih. Dalam perkembanganya , anak mempunyai ciri yang berbeda antara anak satu dengan yang lainnya. Pada masa kehidupan yang dimulai umur 3 tahun anak mulai mampu untuk menerima ketrampilan dan pelajaran sebagai dasar membentuk pengetahuan dan proses berpikir. Kemampuan itu akan semakin bertambah kuat jika proses alih pengetahuan yang dilakukan secara berulang dan dalam kandungan materi yang berimbang. [Selanjutnya...]

ESTETIKA DAN PERGESERAN FUNGSI RAGAM HIAS BATIK JAMBI
Liem Arisayanti – NIM. 27105306

Kebudayaan Melayu Jambi berada di propinsi Jambi yang terkenal dengan istilah Pucuk Jambi Sembilan Lurah menghasilkan budaya terapan dan menjadikan ciri khas adalah batik yang digolongkan dalam batik pesisir. Pusat kerajinan batik terletak didesa Mudung Laut berada di pinggir sungai Batanghari. Pada masa kerajaan Melayu Jambi sebagai pusat perdagangan dengan budaya luar yaitu Cina, India, Arab dan Jawa. Hal ini berhubungan dengan budaya masyarakat Melayu Jambi dalam penerapan ragam hias pucuk rebung/tumpal yang diterapkan pada kain sarung dan selendang. [Selanjutnya...]

KAJIAN GAYA PADA MEBEL DI KERATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT (Studi Kasus Bangsal Trajumas, Kasatriyan, Gedung Kaca)
Indah Septi Asriyani – NIM. 27105307

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat telah melahirkan berbagai produk budaya baik berupa gagasan, aktivitas maupun artefak budaya. Penelitian ini adalah mengkaji gaya pada mebel di keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dari tahun 1755 s/d 1988, menggunakan metode deskriptif, adapun sumber dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara dan dokumentasi dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan historis, pendekatan gaya, dengan menganalisa pengumpulan data kemudian penyajian data dan menarik kesimpulan. [Selanjutnya...]

BUSANA KEBESARAN RAJA SURAKARTA DAN YOGYAKARTA HADININGRAT TAHUN 1755-2006 (Kajian Estetik, Makna Simbolik, dan Komparatif)
Ngatinah – NIM 27105308

Busana raja, Kasunanan Surakarta maupun Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat merupakan salah satu warisan budaya dari kerajaan Mataram di Jawa. keberadaannya sampai sekarang masih eksis sebagai simbol budaya dan politik selaras dengan status sosial raja yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Jawa. Sejak tahun 1755 terpecah menjadi dua, sehingga pranatan busana secara alamiah terjadi perbedaan disebabkan banyak perubahan secara politik, maupun sosial budaya seiring dengan perubahan jaman yang mengikutinya. Hal inilah yang menjadi kajian penting ditinjau dari aspek nilai estetik maupun makna simbolik yang terkadung di dalamnya. [Selanjutnya...]

PENGEMBANGAN PRODUK PADA INDUSTRI KRIYA DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN DESAIN
Tholip – NIM. 27105309

Sentra industri kriya kayu Betung, merupakan salah satu sektor industri kecil yang dapat mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan di daerah, khususnya di Kabupaten Batang Hari Propinsi Jambi. Sentra industri ini sudah dilaksanakan turun temurun dari generasi ke generasi, yang tetap mempertahankan ciri khas daerah, dan merupakan hasil kebudayaan. Sentra industri kriya Betung saat ini mengalami beberapa kendala, yakni dalam mengelola produknya masih menerapkan manajemen tradisional atau konvensional secara turun temurun. Akibat dari pelaksanaan manajemen tersebut adalah monotonnya jenis produk yang dibuat sehingga berpengaruh terhadap menurunya minat beli konsumen. [Selanjutnya...]

PERAN RAGAM HIAS TRADISIONAL MELAYU RIAU PADA DESAIN PRODUK KERAJINAN KAYU DI PEKANBARU
Bambang Sungkowo – NIM. 27105310

Sentra Melayu Riau Souvenir merupakan industri kerajinan kayu yang memproduksi jenis produk pewadahan untuk keperluan upacara adat dan sebagai cinderamata khas Riau yang masih eksis sampai saat ini. Ciri khas kedaerahan tersebut, diekspresikan melalui ragam hias yang diterapkan pada produk [Selanjutnya...]

UNSUR ESTETIKA DAN MAKNA SIMBOLIK BUSANA TARI TRADISIONAL PAKARENA SERE JAGA NIGANDANG KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN
Sri Kurniati K – Nim. 27105311

Busana adat Sulawesi Selatan merupakan salah satu karya budaya bangsa yang cenderung makin tergeser akibat masuknya budaya luar, baik budaya daerah/etnis lainnya di Indonesia maupun budaya asing. Dampak dari gejala assimilasi tersebut penting mendapat perhatian sebagai upaya antara lain untuk mempertahankan adat istiadat dan mengembangkan sektor industri parawisata di Sulawesi Selatan. Oleh sebab itu aset budaya tradisi perlu direvitalisasi lewat pelbagai kegiatan, antara lain dengan melakukan penelitian terhadap aset budaya tersebut. [Selanjutnya...]

PERGESERAN FUNGSI DAN BENTUK SURAU DI MINANGKABAU Kaitannya dengan Tradisi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
Bujang Joan – NIM. 27105312

Surau adalah salah satu karya arsitektur tradisional Minangkabau yang memiliki keterkaitan fungsi dan bentuk dengan rumah gadang , yaitu sebagai tempat tidur bagi laki-laki remaja, duda dan orang tua dari kaum atau suku yang mempunyai surau. Sebagai artifak budaya yang lahir dari kecerdasan lokal masyarakat pendukung kebudayaan Minangkabau, ia sekaligus sebagai tempat berkumpul, bertemu bahkan menampung orang-orang yang butuh tempat bermalam, pusat kebudayaan dan dilaksanakannya ritual kepercayaan asli masyarakat Minangkabau. [Selanjutnya...]

KAJIAN TINGKAT KOMPETENSI SISWA SMK PROGRAM KEAHLIAN SENI RUPA (Studi Kasus Mata Pendidikan dan Pelatihan Membuat Ilustrasi pada SMKN 14 Bandung dan SMKN 3 Tasikmalaya)
Bonny Hanafi Da Costa – NIM. 27105315

Fenomena yang terjadi di Indonesia pada umumnya lulusan SMK, khususnya Program Keahlian Seni Rupa Sub Program Komunikasi Grafis, sulit terserap dalam dunia kerja. Hal ini diindikasikan oleh adanya perbedaan kompetensi yang dimiliki lulusan SMK dengan kompetensi minimal yang disyaratkan oleh dunia kerja. Dari pernyataan ini dapat diketahui bahwa kompetensi mata pendidikan dan pelatihan (diklat) Membuat Ilustrasi sebagai mata diklat yang cukup vital yang ada dalam kurikulum SMK Seni Rupa juga memilki keluaran kompetensi yang lemah. Untuk itu penulis merasa perlu meneliti tentang kompetensi siswa tersebut dan faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya kondisi tersebut. [Selanjutnya...]

PERGESERAN VISUAL ESTETIK PADA DESAIN SONGKET PANDAI SIKEK SUMATERA BARAT PERIODE 1960-2006
SYAFRIAL – NIM. 27105316

Songket tradisional Pandai Sikek adalah salah satu bagian penting dari pakaian adat tradisional Minangkabau yang dipakai oleh pendukung upacara adat seperti Bundo Kandung , Penghulu dan sebagai pakaian adat pengantin. Konsistensi penggunaan songket sebagai bagian dari pakaian adat telah berkembang sejak tahun 1970, dan dipergunakan oleh masyarakat umum untuk berbagai kepentingan di luar kegiatan adati. Perkembangan fungsi tersebut berpengaruh pada perkembangan desain songket, secara visual yang terlihat pada perkembangan warna, ukuran, ragam hias, dan terjadinya diversifikasi produk dari songket. [Selanjutnya...]

KAJIAN PERUBAHAN BENTUK, MAKNA DAN NILAI FUNGSI BENDI TRADISIONAL SUMATERA BARAT.
ISHAKAWI – NIM. 27105317

Perkembangan ilmu pengetahuan dan masuknya teknologi angkutan modern, dikuatirkan pada suatu saat nanti bendi akan punah dalam kehidupan masyarakat Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena transformasi budaya, yang melahirkan perubahan desain bendi sebagai angkutan tradisional di Sumatera Barat. Secara komprehensif, penelitian ini membahas tentang nilai-nilai budaya masyarakat dan melihat perubahan serta pergeseran yang terjadi dari beberapa kurun waktu masa kolonial Belanda, masa kemerdekaan sampai masa sekarang dengan masuknya alat angkutan bermesin. [Selanjutnya...]

MAKNA DAN SIMBOL GERBANG SEMBILAN ASTANA SUNAN GUNUNG JATI CIREBON
Husen Hendriyana-NIM: 27105003

Astana Sunan Gunung Jati merupakan artefak tradisi Kraton Cirebon yang telah didirikan sekitar abad 15-16 M. Dalam konteks ilmu desain, karya tersebut dapat diteliti sebagai objek prevactum dengan melihat fenomena visual yang meyertainya. Dengan model prevactum sebagai cara mengekspresikan realita dalam struktur simbolik, realitas fenomena dimaksud ditafsirkan atau dipahami dengan membangun struktur simbolisi yang sederhana. yaitu kajian tertuju pada proses sebelum terjadinya suatu benda; realitas fenomena ”desain” dipahami dengan membangun struktur proses perwujudannya benda tersebut. [Selanjutnya...]

PENCITRAAN PRIA DALAM IKLAN Studi Semiotik tentang Pencitraan Pria pada Iklan Produk untuk Perempuan
FERRY DARMAWAN – NIM. 27105017

Sebuah iklan berkaitan dengan sistem tanda di dalamnya. Petanda-petanda merupakan konsep mental yang digunakan untuk membagi realitas dan mengategorikannya sehingga bisa memahami realitas tersebut. Aspek terpenting penelitian mengenai iklan adalah analisis mengenai konteks yang ditawarkan iklan pada suatu produk yang diiklankan. Melalui konteks tersebut dapat dilihat berbagai persoalan sosial dibalik sebuah iklan, seperti masalah gender. [Selanjutnya...]

KARAKTER BENTUK PESAWAT TEMPUR
Larasmoyo-NIM. 27105014

Sejarah manusia adalah sejarah peradaban. Peradaban adalah sebuah kondisi dimana satu masyarakat yang terdiri atas sistem kompleks intelektualitas, kebudayaan, dan karya nyata ( cipta, rasa dan karsa ) mencapai zenith atau satu tingkat kemajuan yang paling tinggi pada zamannya. Kemajuan ini dapat dilihat dari tingkat pencapaian berkarya di bidang sains, teknologi, seni-budaya, intensitas perekaman sejarah secara tertulis dan wujudnya institusi politik dan sosial yang rumit. Dengan demikian, setiap karya yang lahir dari kebudayaan yang kompleks dapat dikatakan sebagai jejak budaya atau artefak. Pesawat tempur adalah artefak yang menunjukkan kemampuan manusia memenuhi kebutuhan akan rasa aman. [Selanjutnya...]

MEMBACA REPRESENTASI VISUAL DESAIN WEB SUATU KAJIAN TATA BAHASA VISUAL DESAIN
Syaifudin-NIM. 27105009

Perkembangan Internet yang demikian cepat membuat gagasan dan bentuk komunikasi dengan corak dan cara yang selalu baru yang tidak pernah berhenti menjadi suatu garis perkembangan ilmu yang tunggal, sehingga mempertipis batas antar disiplin ilmu komunikasi, sosial, ekonomi, seni, teknik dan ilmu lainnya ke dalam sebuah media baru yang disebut dengan Web. Corak dan cara yang selalu baru dalam berkomunikasi yang dimediasi oleh Web itu telah membentuk suatu representasi citra visual yang mungkin tampak sederhana tetapi sesungguhnya di dalamnya terkandung makna dan maksud-maksud tertentu yang sangat pelik dan rumit. [Selanjutnya...]

KAJIAN TERAPAN EKO-INTERIOR PADA BANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN Studi 0bjek : Rumah Tinggal Heinz Frick di Semarang ; Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup di Mojokerto ; Perkantoran Graha Wonokoyo di Surabaya
Yusita Kusumarini NIM. 27105013

Fenomena global dan lokal tentang terganggunya keseimbangan lingkungan perlu direspon segera oleh semua pihak, termasuk juga oleh para pelaku rancang bangun. Desainer interior sebagai salah satu kreator perwujudan pembangunan fisik berperan penting dalam menentukan bagaimana manusia berlaku dan memperlakukan lingkungannya. Salah satu peranan desainer interior adalah membantu mewujudkan cipta ruang sehat, ramah lingkungan, beradab, dan berbudaya dengan pendekatan eko-interior yang meliputi beberapa aspek : organisasi ruang, pemilihan material, sistem pencahayaan, sistem penghawaan, sanitasi air, polusi dalam ruang, dan emisi elektromagnetik. [Selanjutnya...]

KAJIAN DAMPAK PERILAKU DOMESTIK TERHADAP KESEHATAN LINGKUNGAN TINGGAL DI RUMAH SUSUN SEDERHANA (Studi Kasus: Rumah Susun Sederhana Sarijadi, Bandung)
Suzanna Agustine Runkat-NIM. 27105020

Keberadaan rumah susun sederhana yang ditempati oleh golongan masyarakat menengah ke bawah yang hidup secara bersama-sama perlu di perhatikan perencanaannya secara utuh, antara lain memperhatikan latar belakang penghuni akan kebutuhan tinggal di dalam lingkungan tersebut, perlu memperhatikan kebutuhan dan kebiasaan fisik, sosial, ekonomi serta kebiasaan perilaku penghuninya karena hal tersebut akan mempengaruhi perilaku penghuni menciptakan lingkungan tinggal yang sehat dan atau tidak sehat. [Selanjutnya...]

TIPOLOGI VISUAL DESAIN KEMASAN AIR MINUM BEROKSIGEN
Nadya Putri Ayuningtyas-NIM. 27105011

Air minum beroksigen muncul dan marak beredar di pasaran sejak tahun 2004. Kandungan antara air minum biasa dan air minum beroksigen berbeda, oleh karena itu cara minum dan mengemasnya berbeda dari kemasan air minum biasa. Permasalahannya tidak semua konsumen mengetahui bagaimana cara minum air oksigen yang baik. [Selanjutnya...]

DESAIN ARSITEKTUR DAN INTERIOR KARYA JEPANG DI INDONESIA STUDI KASUS : BANGUNAN FAKULTAS MIPA, UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA DI BANDUNG
Ayu Cundikiawan-NIM. 27105015

Dewasa ini, kerjasama antara negara telah membawa dampak positif pada bidang pendidikan, salah satunya yaitu adanya bantuan dari pemerintah Jepang kepada pihak Indonesia dalam bentuk hibah di berbagai fasilitas pendidikan. Selain bangunan pendidikan, Jepang juga memberikan bantuan hibah berupa sarana publik lainnya, seperti rumah sakit, stasiun, bandara, pusat studi bahasa, dll. [Selanjutnya...]

BAHASA FILM “RINDU KAMI PADAMU” KARYA SUTRADARA GARIN NUGROHO Analisis Struktur, Kode dan Dinamika Tanda
Wanda Listiani-NIM. 27105007

Salah satu sutradara Indonesia yang sering menggunakan tanda simbolis dalam setiap karyanya adalah Garin Nugroho. Garin dikatakan sebagai awal datangnya para sineas dengan latar kelas menengah, berpendidikan sinematografi, berkenalan dengan berbagai gaya ucap film karena pergaulan internasionalnya, dan sangat akrab dengan latar sosial-budaya penontonnya karena mereka memang berasal dari kelas dan hidup dengan gaya hidup yang sama. Salah satu dari film yang melanggar kaidah sebelumnya baik kaidah estetik dan teknologi perfilman ( setting studio) berupa bentuk sinema lama terdapat pada film Rindu Kami PadaMu. [Selanjutnya...]

PENGARUH KEBUDAYAAN LOKAL PADA BANGUNAN KELENTENG UTAMA SAM POO KONG SEMARANG
Banon Guntoro-NIM. 27105005

Kelenteng adalah sebutan untuk bangunan peribadatan umat Tridharma yang terdiri dari penganut agama Budha, Kong hu cu dan Taoisme. Meski pada perkembangannya tiap-tiap agama tersebut memiliki bangunan peribadatan masing-masing, umumnya orang Indonesia lebih mengenal nama kelenteng. Salah satu kelenteng yang unik adalah Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang. Unik karena memiliki nilai sejarah yang berhubungan dengan Laksamana Cheng Ho, seorang pelaut muslim dari Cina yang terkenal akan perjalanan muhibahnya ke segenap penjuru dunia dengan membawa misi damai. Keunikan lainnya adalah pengguna kelenteng Sam Poo Kong ini tidak hanya umat Tridharma saja melainkan hampir semua umat beragama. [Selanjutnya...]

KAJIAN PREFERENSI REMAJA PUTRI PERKOTAAN DI INDONESIA TERHADAP DESAIN PONSEL
David Chrisnaldi Setiawan Ilot-NIM. 27105018

Masa remaja , khususnya remaja putri, merupakan masa dimana seorang manusia mulai bergaul secara intens dengan banyak orang selain komunitas keluarga, mulai mempertanyakan nilai-nilai dan mencari komitmen. Proses natural ini seringkali mengalami dilema dengan otoritas orangtua ataupun permasalahan fisik bawaan. Kondisi ini pada tahap remaja menciptakan yang dinamakan status pencarian identitas yang berdampak pada kepribadiannya. [Selanjutnya...]

INTERPRETASI FUNGSI, MAKNA DAN SIMBOL PADA INTERIOR KERATON KILEN NGAYOGYAKARTA HADININGRAT (Periode Sultan Hamengku Buwono X)
Laksmi Kusuma Wardani-NIM. 27105004

Keraton Kilen merupakan tempat tinggal Sultan HB X beserta keluarganya. Letaknya yang berada di ujung barat Keputren Keraton Ngayogyakarta, ditata berdasarkan wawasan integral makro dan mikro kosmologis, mencakup dimensi spasial lahir dan batin, serta temporal awal dan akhir. Keraton Kilen adalah gambaran jagad gedhe-cilik, duplikat kosmos yang mempunyai kekuatan sentrifugal pada lingkungannya. Sebagai salah satu ujud karya cipta yang adiluhung , interior Keraton Kilen sarat dengan nilai historis dan budaya, didalamnya memuat fungsi, makna dan simbol. Pemahaman fungsi, makna dan simbol dalam penelitian ini menggunakan pendekatan interpretasi. [Selanjutnya...]

KAJIAN ESTETIKA BATIK FRANQUEMONT SEMARANG
Vera Utami Gede Putri-NIM. 27105019

Batik adalah salah satu karya bangsa Indonesia, yang menunjukkan perpaduan seni dan teknologi. Di Indonesia batik dapat berkembang hingga pada tingkatan yang unggul dalam desain, teknik dan proses. Banyak hal yang dapat terungkap dari batik, seperti latar belakang kebudyaan, kepercayaan, adat istiadat dan tata kehidupan, alam lingkungan, cita rasa dan keterampilan. [Selanjutnya...]

MAKNA SIMBOLIK PAGELARAN WAYANG KULIT PADA PELAKSANAAN UPACARA AD AT DIBALI (Studi Kasus Pada Upacara Adat Manusa Yadnya/Perkawinan Dengan Cerita Pagelaran Wayang Kulit Sri Tanjung)
BAMBANG NUGROHO NIM: 27105313

Masyarakat Ball yang telah mendapat pengaruh dari budaya luar sebagai dampak industri pariwisata, sebagian besar mulai melupakan makna pagelaran wayang kulit, oleh karena itu perlu diadakan penelitian mengenai masalah makna simbolik pagelaran wayang kulit sebagai usaha untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat.[Selanjutnya...]

KAJIAN BENTUK DAN MAKNA ORNAMEN PADA ATAP BALAIADAT DIPEKANBARU
DASRIL – NIM. 27105314

Penelitian ini dilakukan terdorong oleh keingintahuan terhadap kandungan bentuk dan makna ornamen yang terdapat pada atap tebar layar pada Balai Adat di Pekanbaru. Kandungan makna dan bentuk pada ornamen diduga berhubungan erat dengan nilai-nilai adat dan kepercayaan yang merupakan manifestasi dari masyarakat tradisional Melayu Pekanbaru.[Selanjutnya...]

TANDA, KOBE, DAN STRATEGI KREATIF IKLAN ROKOK MILD (IKLAN A MILD, STAR MILD, LA LIGHTS, DAN CLAS MILD) PADA MEDIA BILLBOARD DIKOTA BANDUNG
GLORIA WIBISANA NIM: 27105001

Iklan sudah sangat akrab dengan kehidupan manusia sehari-hari. Beragam iklan yang dilihat sepanjang hari di berbagai media dengan bermacam produk yang ditawarkan, salah satunya adalah iklan rokok pada media billboard. Iklan rokok mendapat perhatian khusus di masyarakat, karena rokok merupakan produk sensitif. Hal ini berkaitan dengan adanya peraturan khusus yang dikenakan pada produk tersebut. Perusahaan dan pembuat iklan mau tidak mau keluar dari kebiasaan iklan yang konservatif, dengan menggunakan strategi kreatif tertentu agar iklan rokok tetap dapat diterima di masyarakat. Iklan rokok yang dianalisis dalam penelitian ini adalah iklan rokok mild, yang berusaha mendekati target audience sebagai rokok yang peduli kesehatan dengan menawarkan rokok rendah tar dan rendah nikotin atau low tar low nicotine (LTLN).[Selanjutnya...]