Sejarah

Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB (FSRD-ITB) diresmikan pada tahun 1984, setelah mengalami sejarah perkembangan yang panjang sejak 1 Agustus tahun 1947 sebagai Balai Pendidikan Universiter Guru Gambar di bawah Fakultas Ilmu Pengetahuan Teknik Universitas Indonesia di Bandung. Pada tahun 1956 bersama bagian arsitektur digabung menjadi Bagian Arsitektur dan Seni Rupa. Bagian Seni Rupa terbagi menjadi dua bidang studi yaitu Pendidikan Seni Rupa dan Seni Lukis. 
Pada tahun 1959 Arsitektur dan Bagian Seni Rupa berubah nama menjadi Departemen Perencanaan dan Seni Rupa bersamaan dengan lahirnya Institut Teknologi Bandung. Bagian Seni Rupa terbagi menjadi Pendidikan Seni Rupa, Seni Lukis dan Seni Interior. 
Dalam perkembangan berikutnya bidang studi pada bagian Seni Rupa bertambah lagi menjadi bidang studi Seni Keramik (tahun 1963), bidang studi Seni Grafis dan Seni Patung (tahun 1964). Seiring dengan dinamika yang terjadi di ITB pada tahun 1964 bidang studi Pendidikan Seni Rupa berganti nama menjadi  bidang studi Komunikasi Seni Rupa. Pada tahun 1965 bidang studi Seni Interior berubah menjadi bidang studi Arsitektur Interior. 
Pada tahun 1973 bersama dengan Departemen Sipil, Arsitektur, Planologi, Teknik Penyehatan dan Geodesi dikelompokkan dalam Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Bagian Seni Rupa berubah nama menjadi Departemen Seni Rupa yang mencakup bidang studi Seni Lukis, Seni Keramik, Seni Patung, Seni Grafis, Desain Interior (perubahan dari Arsitektur Interior), Desain Produk Industri, Desain Grafis dan Desain Tekstil. 

Tahun 1980 sebutan departemen diubah menjadi jurusan. Jurusan Seni Rupa terbagi menjadi dua bagian yaitu Bagian Seni Rupa dan Bagian Desain. Bidang studi seni rupa maupun desain mengalami perkembangan yang pesat karena tuntutan kebutuhan dari masyarakat, maka pada tahun 1984 Jurusan seni Rupa ditingkatkan menjadi fakultas tersendiri dengan nama Fakultas Seni Rupa dan Desain yang mencakup tiga jurusan, yaitu :

  • Jurusan Seni Rupa Murni
  • Jurusan Desain
  • Jurusan Mata Kuliah Dasar Umum ( MKDU ). Jurusan ini pada tahun 1999 berubah menjadi Jurusan Sosioteknologi.  Dengan posisinya ini FSRD ITB merupakan fakultas yang mengelola bidang keilmuan seni rupa, desain dan humaniora.   

Fakultas Seni Rupa dan Desain memiliki tiga departemen, yaitu : 

Departemen Seni Murni menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana (SK No.218/DIKTI/Kep/1996) dan magister Program Studi Seni Rupa (SK Dirjen Dikti No 101/DIKTI/Kep/1989).

Departemen Desain menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana dan magisteryang meliputi (4) empat Program Studi di tingkat sarjana dan satu Program Studi magister, yaitu :

Program studi Magister Seni Rupa dan Desain merupakan program studi yang dibuka pada tahun 1989 dengan landasan SK Dirjen Dikti No 101/DIKTI/Kep/1989  sebagai Program Studi bidang Seni Rupa dan Desain yang pertama di Indonesia. Kemudian dalam perkembangannya, sesuai dengan lingkup kajian dan tuntutan dari masyarakat yang kian luas pada tahun 2004 program studi ini dipisah berdasarkan SK Dikti No : 90/D2.3/M/2004 tanggal 23 Agustus 2004, menjadi Program Studi Magister Seni Rupa dan Program Studi Magister Desain.

Untuk jenjang doktor terdapat satu Program Studi Ilmu Seni Rupa dan Desain yang pengelolaannya dibawah Fakultas Seni Rupa dan Desain. Departemen Sosioteknologi merupakan departemen yang berfungsi sebagai unit layanan untuk mata kuliah umum di ITB dan belum memiliki prodi sendiri. Seiring dengan tuntutan perkembangan keilmuan dan perkembangan masyarakat, serta kemampuan memberikan kontribusi kepada pemantapan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta ilmu sosial dan kemanusiaan maka ditetapkan tentang pembentukan dan Susunan keanggotaan kelompok Keahlian/Keilmuan (KK) pada pada Unit Keilmuan Serumpun Fakultas Seni Rupa dan Desain FSRD –ITB dengan SK.Rektor Nomor : 256.9/SK/K01/OT/2005, tanggal 18 Oktober 2005 sebagai berikut :