Magister Desain Angkatan 2006

KODE BUDAYA INDONESIA PADA IKLAN TELEVISI ’CAHAYA ASA’ ( Studi semiotika iklan televisi PT. Gudang Garam, Tbk yang bertemakan Rumahku Indonesiaku ) – Freddy Yusanto – 27106313
ABSTRAK
Iklan Cahaya Asa, sebagai rangkaian tema besar dari ’Rumahku Indonesiaku’ adalah sebuah iklan korporat dari perusahaan rokok Gudang Garam. Iklan ini menggunakan berbagai macam tanda, yang ‘notabene’ merupakan artefak budaya Indonesia. Membahas tentang budaya, tidak bisa lepas dari pembahasan tentang aspek kehidupan sosial yang konvensional atau sebuah ‘kebiasaan’, atau aturan yang telah disepakati oleh komunitas tertentu. Tanda-tanda yang telah terorganisasi dalam sebuah sistem dapat disebut juga sebagai sebuah kode.

MAKNA TANDA DALAM IKLAN KAMPANYE PILKADA JABAR DI TELEVISI – SANDI EKAYUDA – 27106315
ABSTRAK
Permasalahan utama tesis ini menyangkut pemahaman mengenai makna tanda iklan kampanye pemilihan kepala daerah di televisi melalui kajian semiotik dengan studi kasus Iklan Kampanye Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) tahun 2008. Lebih tegasnya lagi, pertanyaan tesis ini menyangkut persoalan-persoalan tentang : (1). Bagaimana mengetahui jenis tanda berupa ikon, indeks, dan simbol dalam iklan kampanye Pilgub Jabar 2008; (2). Bagaimanakah mengetahui relasi tanda berupa metafora dan metonimi dalam iklan kampanye Pilgub Jabar 2008; (3). Adakah kode yang terdapat dalam iklan kampanye Pilgub Jabar 2008.

KAJIAN RUPA KAIN TENUN BADUY – WAHYU NUGRAHA – 27106308
ABSTRAK
Kain tenun Baduy menjadi objek penelitian tesis, yang dikaji dari pendekatan disiplin budaya rupa. Kajian difokuskan pada penggalian unsur rupa, yang dikaitkan dengan sistem Budaya Sunda Wiwitan. Melalui pendekatan sistem budaya ini dimaksudkan untuk memperoleh pemaknaan dari unsur-unsur rupa yang menjadi simbol budaya Baduy. Dianalisis melalui kajian rupa yang didasari oleh pendekatan kebudayaan (Baduy), sehingga menghasilkan temuan yang lebih komprehensif tentang kain tenun Baduy Dalam dan Baduy Luar.

DESAIN GOLOK SUNDA CIWIDEY Primaditya – 27106005
ABSTRAK
– Golok atau bedog dalam tradisi Sunda tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu kerja di ladang, namun juga memiliki fungsi simbolis sebagai pakarang (senjata genggaman) raja. Dalam penelitian ini dikaji keberdaan golok Sunda di daerah Ciwidey-Kabupaten Bandung Jawa Barat, yang ditenggarai memiliki bentuk dan ragam hias yang beragam dan unik.

ANALISIS KONTEN GAMBAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN SENI RUPA DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS – WAWAN RIDWAN BAIHAKI – 27106301
ABSTRAK
– Tinggi rendahnya kualitas sumber daya manusia banyak dipengaruhi oleh tingkat keberhasilan pembangunan nasional pada sektor pendidikan. Dalam hal ini sektor pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk kepentingan tersebut maka proses pendidikan khususnya yang diselenggarakan di sekolah-sekolah formal perlu mendapat perhatian dalam kelangsungan pelaksanaanya.

BENTUK DAN UNSUR-UNSUR VISUAL BUROK DALAM SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL GENJRING BUROK DI CIREBON PERIODE 1970-2008 MUHAMAD MUHTAR – 2710630
ABSTRAK –
Kehadiran bentuk Burok sebagai salah satu seni pertunjukan tradisional Cirebon, merupakan hal yang penting artinya, karena ia merupakan bagian proses ritual (khataman, pernikahan, khitanan) yang dianggap sakral oleh masyarakat serta memiliki keterkaitan dengan peristiwa Isra Mi’raj dalam tradisi Islam masyarakat Cirebon. Studi pendahuluan menjelaskan bahwa setiap perwujudan visual Burok memiliki makna dan perlambangan tertentu. Setiap bentukan dan struktur visual menyatu menghasilkan suatu makna yang merupakan refleksi nilai budaya masyarakat Cirebon yang ada dan dipelihara, dengan peluang untuk diteliti lebih lanjut.

EFEKTIVITAS PRESENTASI VISUAL DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SENI RUPA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 CILEUNYI – TAPIP BAHTIAR – 27106310
ABSTRAK –
Salah satu kegiatan pokok di sekolah adalah proses pembelajaran, oleh karenanya guru memiliki peran yang sangat penting. Guru harus mampu menjabarkan pokok-pokok tujuan pembelajaran yang kemudian mentransformasikannya kepada siswa. Pada era teknologi informasi dan komunikasi guru dituntut untuk mampu memahami dan memanfaatkannya. Teknologi informasi dan komunikasi berbasis komputer mengandung berbagai presentasi visual yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Presentasi multimedia dapat membantu pembelajaran secara audio visual yang dapat didesain dengan memanfaatkan animasi, warna, suara dan pengembangan materi pembelajaran melalui pemanfaatan jaringan internet. Namun kenyataannya masih terdapat guru yang belum memanfaatkan teknologi tersebut sebagai media pembelajaran. Berdasarkan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media, dapat meningkatkan dan mempengaruhi kualitas hasil pembelajaran.Salah satu kegiatan pokok di sekolah adalah proses pembelajaran, oleh karenanya guru memiliki peran yang sangat penting. Guru harus mampu menjabarkan pokok-pokok tujuan pembelajaran yang kemudian mentransformasikannya kepada siswa. Pada era teknologi informasi dan komunikasi guru dituntut untuk mampu memahami dan memanfaatkannya. Teknologi informasi dan komunikasi berbasis komputer mengandung berbagai presentasi visual yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Presentasi multimedia dapat membantu pembelajaran secara audio visual yang dapat didesain dengan memanfaatkan animasi, warna, suara dan pengembangan materi pembelajaran melalui pemanfaatan jaringan internet. Namun kenyataannya masih terdapat guru yang belum memanfaatkan teknologi tersebut sebagai media pembelajaran. Berdasarkan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media, dapat meningkatkan dan mempengaruhi kualitas hasil pembelajaran.

ESTETIKA BUSANA KEBESARAN SULTAN KASEPUHAN, KANOMAN, DAN KACIREBONAN – TUTI SUDIARTI – 27106306
ABSTRAK –
Penelitian difokuskan pada kajian estetik busana tradisional sultan di tiga kasultanan di wilayah budaya Cirebon. Latar belakang menggali dan mengkaji masalah ini karena secara khusus belum ada literatur dan bukti kajian ilmiah yang mengangkat masalah estetik busana sultan di Cirebon. Saat ini busana kasultanan Cirebon banyak digunakan sebagai dasar ide penciptaan desain busana oleh para perancang, walaupun hanya meminjam unsur perupaannya, dan tidak menggali nilai filosofi dan makna di balik busana tersebut. Oleh karena itu, penelitian tentang busana ini diharapkan dapat melengkapi perbendaharaan keilmuan, dan memperkaya khasanah budaya tradisi.

GAMELAN SARI ONENG Kajian Estetik Ragam Hias Rancakan Gamelan Sari Oneng Mataram dan Sari Oneng Parakan Salak – DEDEN GUSTIAR H P – 27106310
ABSTRAK –
Berdasarkan fungsinya gamelan mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan budaya. Semula gamelan berfungsi sebagai alat untuk penyebaran agama, media komunikasi dan hiburan, kemudian simbol status, pangkat dan jabatan, saat ini gamelan dianggap sebagai benda pusaka, benda keramat yang memiliki kekuatan magis, benda langka, barang antik yang mengandung nilai estetis. Gamelan pada masyarakat dikenal sebagai alat musik tradisi yang memiliki nilai-nilai sosial dan nilai spritual. Gamelan Sari Oneng Mataram dan gamelan Sari Oneng Parakan Salak merupakan artifak budaya peninggalan kerajaan Sumedang Larang memiliki nilai budaya yang penting bagi masyarakat Tatar Pasundan. Gamelan Sari Oneng Mataram dan gamelan Sari Oneng Parakan Salak merupakan aset budaya bangsa, yang perlu kita lestarikan dan perlu kita kaji nilai-nilai kearifan budayanya untuk dijadikan landasan dan cermin bagi proses kebudayaan nasional dan pengembangan identitas bangsa.

HUMOR DALAM IKLAN OPERATOR SELULER DI TELEVISI – ELLA MEILANI – 27106008
ABSTRAK –
Iklan televisi sebagai sebuah media komunikasi audio visual yang menyampaikan pesan verbal visual dari produsen kepada calon konsumen harus memiliki strategi kreatif dalam menghadapi persaingan dengan produk sejenis. Tingginya persaingan yang terjadi di antara produk operator seluler menyebabkan adanya persaingan untuk merebut perhatian khalayak dalam iklan-iklannya. Pada fenomena persaingan iklan yang terjadi, terlihat adanya penggunaan unsur humor yang menjadi salah satu teknik persuasi dalam iklan. Humor disampaikan dengan cara yang berbeda sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Masing-masing iklan operator memiliki strategi kreatif yang mempengaruhi pemilihan tipe humor yang digunakan. Namun secara keseluruhan terlihat adanya persamaan penggunaan tipe humor tertentu.

IDENTIFIKASI TAMPILAN VISUAL MEDIA BILLBOARD PADA RUANG PUBLIK KOTA (STUDI KASUS : KAWASAN SIMPANGLIMA SEMARANG) – PULUNG ATMOKO – 27106014
ABSTRAK –
Billboard adalah salah satu media luar ruang yang dewasa ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat urban, yang memiliki tujuan menyampaikan pesan promosi suatu produk atau jasa. Lokasi strategis merupakan kunci keberhasilan pemasangan bilboard, agar dapat memberikan rangsangan stimulasi visual secara langsung kepada khalayak publik melalui pengaturan visual, seperti tampilan warna, gambar, tipografi / huruf, serta layout. Elemen-elemen ini diatur sedemikian rupa menjadi sebuah satu kesatuan dan ditampilkan pada media billboard agar tampak menarik perhatian dan pesan-pesannya dapat tersampaikan secara tepat kepada khalayak umum.

ILUSTRASI CERPEN KOMPAS PERIODE 2002 – 2007 ( Ilustrasi Cerpen Isa Perkasa, Tisna Sanjaya, Nyoman Erawan, dan FX Harsono ) – PATRA ADITIA – 27106013
ABSTRAK –
Ilustrasi cerpen secara umum mengambil sebuah kejadian tertentu dalam teks. Pada tahun 2002, Kompas membuat kebijakan redaksional dengan mengundang para perupa kontemporer Indonesia untuk membutat ilustrasi cerpen. Dimulai oleh Arahmaiani, cerpen Kompas selalu diberikan ilustrasi oleh perupa yang berbeda setiap minggunya. Pada ilustrasi cerpen Kompas, ilustrasi direspons secara lebih luas. Ilustrasi menjadi sebuah karya yang berdiri sendiri tanpa ada ketergantungan dari cerpen.

INDIKASI SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA DESAIN DAPUR RUMAH SEDERHANA SEHAT (RSH)(Studi Kasus : RW. 015, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur dan RW. 02, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung) – AJENG PURANTI DEWI – 27106004
ABSTRAK –
Kondisi gangguan kesehatan yang dialami oleh pekerja dalam sebuah gedung karena buruknya ventilasi dan adanya kontaminasi polutan di udara disebut Sick Building Syndrome (SBS). Gejala SBS yang dialami dapat berupa sakit kepala, alergi, batuk kering, gatal-gatal dan sebagainya. Gejala ini biasa dialami oleh pekerja dalam kantor, namun demikian, SBS juga berkemungkinan terjadi pada lingkungan rumah tinggal terutama pada ruang dapur. Kegiatan dalam dapur yang tidak didukung oleh kondisi ruang yang baik dapat mengakibatkan munculnya kontaminasi berbagai polutan (kimia, biologi, organik) di udara. Kontaminasi tersebut dapat menyebabkan gejala gangguan kesehatan seperti halnya SBS yang terjadi pada pekerja kantoran.

INTERPRETASI MAKNA CAHAYA ALAMI PADA RUANG GEREJA KATOLIK DALAM PERSEPSI UMAT – RANI DIAN BESTARI – 27106006
ABSTRAK –
Ruang gereja Katolik yang dibangun baik sebelum maupun setelah Konsili Vatikan II harus dapat mewadahi dan mengkomunikasikan makna religius yang ditentukan dalam konsili tersebut. Salah satu bahasa arsitektural yang memegang peranan penting dalam proses pemaknaan ini adalah media pencahayaan alami. Pencahayaan alami dalam ruang gereja harus mengkomunikasikan makna religius yang terdiri atas makna liturgis dan makna dogmatis tersebut kepada umatnya.

KAJIAN PERBANDINGAN GUNUNGAN WAYANG KULIT DAN GUNUNGAN WAYANG GOLEK DITINJAU DARI ASPEK FILOSOFIS DAN SIMBOLIS (Studi Kasus Wayang Kulit purwa gaya Yogyakarta dan Wayang Golek purwa gaya Giriharja) – SUKARNO – 27106316
ABSTRAK –
Wayang adalah budaya luhur yang berungsi menyampaikan pendidikan, agama, filsafat, etika dan sebagai tontonan. Wayang merupakan pencerminan nilai dan tujuan kehidupan, moralitas harapan dan cita-cita kehidupan.

KAJIAN BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK FIGURIN GERABAH MAJAPAHIT – ANNE SUSANAWATY – 27106317
ABSTRAK –
Figurin gerabah Majapahit merupakan hasil karya seni rupa tiga dimensi pada era dinasti Majapahit tahun 1350-1389 dengan menggunakan bahan tanah liat. Kajian utama pada penelitian ini adalah unsur bentuk dan makna simbolik yang terdapat pada figurin. Tujuan penelitian ini adalah menelaah bentuk dan makna simbolik figurin gerabah sebagai salah satu aspek yang dilatarbelakangi kehidupan sosio kultural masyarakat yang sarat dengan kebudayaan Hindu yang berkembang pada masa itu. Selanjutnya mencari gambaran secara komprehensif, bagaimana visualisasi wujud figurin gerabah Majapahit.

KAJIAN ESTETIK PADA MASJID KERATON Studi Kasus Masjid Agung Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran Surakarta – MULYADI – 27106015
ABSTRAK –
Masjid keraton adalah bangunan bersejarah yang penuh dengan muatan budaya dan agama. Keberadaan dan kedudukannya sebagai bagian dari kekuasaan masa lalu membawa penelitian pada latar sejarah, sosial politik, dan kebudayaan. Keindahan arsitektur dan interior masjid keraton menjadi bagian berharga dari khazanah arsitektur nusantara.

KAJIAN ESTETIK PERUPAAN TOKOH WAYANG HANOMAN DALAM EKSPRESI WAYANG GOLEK SUNDA – Ali Supojo Putro – 27106305
ABSTRAK –
Penelitian ini membahas fenomena wayang golek sebagai salah satu kesenian tradisional khas masyarakat etnis Sunda yang makin tergeser akibat derasnya arus modernisasi dan semakin merebaknya produk komoditi budaya global. Dampak dari gejala tersebut penting mendapat perhatian sebagai upaya untuk mempertahankan adat istiadat yang sarat dengan nilai-nilai luhur. Oleh sebab itu aset budaya tradisi perlu direvitalisasi lewat berbagai kegiatan, antara lain dengan melakukan penelitian terhadap aset budaya tersebut.

KAJIAN ESTETIK VISUAL PADA MEBEL DI KERATON KASEPUHAN CIREBON – YULIS DWI RACHMAYANI – 27106302
ABSTRAK –
Keberadaan Keraton Kasepuhan sebagai salah satu pusat kebudayaan masyarakat Islam menempatkan pranata sosial sebagai panutan kehidupan masyarakat pesisir utara pantai Jawa. Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai culture center yang berbasis agama Islam menghasilkan berbagai bentuk artifak salah satunya adalah mebel, yang diyakini sebagai barang-barang bertuah yang memiliki kekuatan magis dan spiritual. Oleh sebab itu penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji bentuk, fungsi, ragam hias dan makna simbolik pada mebel di keraton Kasepuhan Cirebon peninggalan periode Sunan Gunung Jati hingga Sultan Sepuh X.

KAJIAN KODE DAN MAKNA PADA MONUMEN JALASVEVA JAYAMAHE – SELINA TJANDRADIPURA – 27106019
ABSTRAK –
Thesis ini bermaksud mengkaji kode dan makna yang terdapat pada Monumen Jalasveva Jayamahe yang merupakan sebuah karya bernilai sejarah tinggi terutama bagi TNI-AL Republik Indonesia di kota Surabaya dan dianggap sebagai ikon bagi kota Surabaya bagi masyarakatnya selain Tugu Pahlawan. Monumen Jalasveva Jayamahe merupakan sebuah wujud penghargaan tertinggi dari para perwira Angkatan Laut Indonesia terhadap para pendahulunya yang telah dengan gagah berani memperjuangkan kemerdekaan bangsa khususnya di wilayah perairan Indonesia.

KAJIAN METAFORA VISUAL DALAM IKLAN TELEVISI PRODUK OTOMOTIF TAHUN 2005 – 2007 – RATNO SUPRAPTO -27106022
ABSTRAK –
Iklan merupakan salah cara untuk menyampaikan suatu pesan kepada khalayak yang dianggap sebagai sasaran. Didalam iklan terdapat beberapa gaya iklan yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan komunikasinya. Iklan televisi dengan gaya metafora visual merupakan salah satu gaya dalam membuat sebuah iklan yang kini banyak digunakan untuk menyampaikan suatu pesan baik barang atau jasa.

KAJIAN PERBANDINGAN ASPEK VISUAL PROPERTI ONCOR PADA SENI PERTUNJUKAN TEATER UYEG SUKABUMI DENGAN TEATER TOPENG BANJET KARAWANG – EDY HERMANTO – 27106309
ABSTRAK –
Ada beberapa hal yang menarik untuk dikaji dalam seni pertunjukan Teater Uyeg Sukabumi dan Teater Topeng Banjet Karawang ini . Terutama dalam bentuk aspek visual properti Oncor (damar), meskipun sederhana namun menyimpan sesuatu yang berkaitan dengan interpretasi simbol-simbol serta memiliki makna, estetis dan praktis yang mempengaruhi dalam perkembangan kedua jenis seni pertunjukan Teater Uyeg Sukabumi dan Teater Topeng Banjet Karawang.

KAJIAN VISUAL HARAJUKU STYLE DI INDONESIA DITINJAU MELALUI PENDEKATAN UNSUR-UNSUR FASHION Studi Kasus Bandung dan Jakarta – BUNGA SARI SIREGAR – 27106010
ABSTRAK –
Harajuku merupakan salah satu sentral street style di Jepang yang kini sangat menarik minat anak muda dunia, termasuk Indonesia. Namun Harajuku style tidak sebatas fenomena yang diadopsi oleh kalangan anak muda Indonesia, tetapi banyak permasalahan yang dapat diangkat menjadi topik penelitian yang meliputi sosial, budaya, gaya hidup, gaya busana bahkan estetikanya.

MAKNA KARTUN POLITIK KARYA T. SUTANTO – BASNENDAR H – 27106017
ABSTRAK –
Kartun adalah sebuah gambar yang bersifat reprensentasi atau simbolik, mengandung unsur sindiran, lelucon, atau humor. Kartun biasanya muncul dalam publikasi secara periodik, dan paling sering menyoroti masalah politik atau masalah publik. Sebuah gambar kartun yang mengandung sebuah kritikan yang dimuat sebuah koran atau majalah dan dimuat dirubrik opini adalah kartun politik (political cartoon).

OPTIMALISASI SISTEM ORIENTASI (WAY FINDING) PADA RESORT LIFESTYLE PLACE PARIS VAN JAVA – DAHLIA RAHMAWATI – 27106021
ABSTRAK –
Kebutuhan masyarakat akan ruang publik semakin meningkat namun hal ini tidak diikuti oleh besaran ruang publik tersebut. Hingga di beberapa tempat terjadi transformasi fungsi ruang, guna memenuhi kebutuhan individu untuk bersosialisasi. Dengan memaksimalkan potensi geografis kota Bandung, Resort Lifestyle Place Paris Van Java (PVJ) hadir sebagai salah satu alternatif ruang publik dengan konsep yang berbeda.

“PAKARANG SUMEDANG LARANG” Kajian Estetik, Fungsi, dan Makna Simbolik Desain Senjata Tradisional Peninggalan Kerajaan Sumedang Larang di Jawa Barat – A.M. MAHDAR – 27106307
ABSTRAK –
Senjata tradisional seperti pedang, golok, tumbak, keris, kujang, di masyarakat Tatar Sunda disebut “pakarang”. Berdasarkan fungsinya pakarang-pakarang mengalami suatu perubahan sejalan dengan perkembangan budaya. Semula pakarang berfungsi sebagai alat untuk berburu, berkelahi atau berperang, kemudian sebagai simbol status, pangkat dan jabatan, benda pusaka, benda keramat, dan sekarang keberadaan pakarang-pakarang tersebut bagi sebagian masyarakat dianggap sebagai benda pusaka, benda keramat yang memiliki kekuatan magis, benda langka, barang antik yang mengandung nilai estetis.

PEMANFAATAN LIMBAH KAYU UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK ALAT MAKAN DI DESA BLANCERAN KLATEN – IIK ENDANG WAHYUNIGSIH – 27106016
ABSTRAK –
Kegiatan industri furnitur yang ada di Kabupaten Klaten banyak menghasilkan limbah kayu baik berupa potongan kayu, serutan kayu, serbuk kayu dan sebagainya. Limbah tersebut selama ini telah diolah oleh masyarakat perajin di Desa Blanceran Klaten menjadi benda kerajinan seperti suvenir, miniatur dan lain sebagainya. Namun kerajinan limbah kayu yang telah ada selama ini belum berjalan dengan optimal karena produk yang dihasilkan cenderung monoton serta sistem pemasaran dari perajin yang masih pasif dan tergantung pihak ke tiga.

PENGEMBANGAN PRODUK BERBAHAN SISA CANGKANG KERANG HIJAU ( Studi Kasus : Industri Kerang Kenjeran, Surabaya ) – MOCH. JUNAIDI HIDAYAT – 27106002
ABSTRAK –
Kerang adalah salah satu material yang sering digunakan sebagai bahan kerajinan. Bentuk kerajinan kerang yang sering ditemui saat ini banyak menggunakan material kerang non budidaya, akibatnya eksploitasi terhadap ekosistem laut dapat mengakibatkan ancaman bagi keberlangsungan ekosistem laut. Jenis kerang bukan budidaya inilah yang banyak digunakan oleh industri kecil menengah (IKM) kerang khususnya IKM kerang di Kenjeran, Surabaya. Oleh karena itu perlu dicari alternatif solusi pengganti material kerang non budidaya sebagai bahan kerajinan dengan kerang budidaya, salah satunya adalah kerang hijau (perna veridis) yang saat ini ketersediannya berlimpah.

PERGESERAN MAKNA RUANG PERTUNJUKAN WAYANG KULIT JAWA {Studi Kasus Kediaman GBPH. Yudhaningrat (Yogyakarta) dengan Teater Wayang Kautamaan (TMII)} – DONI MORIKA – 27105010
ABSTRAK –
Seni pertunjukan wayang kulit Jawa merupakan salah satu kesenian tradisional yang sarat akan filosofi dan kebijaksanaan. Demikian pula dengan Indonesia yang memiliki beragam suku bangsa dan kebudayaan yang beranekaragam dan berbeda satu dengan yang lainnya, namun semuanya turut memperkaya khsanah kebudayaan ditanah air ini. Masyarakat Jawa yang telah mendapat pengaruh dari budaya luar sebagai dampak arus perkembangan jaman, sebagian besar mulai melupakan makna pagelaran wayang kulit, oleh karena itu perlu diadakan penelitian mengenai masalah pergeseran makna ruang pertunjukan wayang kulit Jawa sebagai usaha untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

PERSEPSI PEMIRSA TERHADAP PESAN IKLAN HIPERBOLA PRODUK OTOMOTIF DI TELEVISI (Motor Yamaha, Suzuki, Honda dan Bajaj) – FADHLY ABDILLAH – 27106003
ABSTRAK –
Dalam upayanya memperkenalkan produk terhadap konsumen, iklan perlu mempunyai strategi kreatif yang efektif dan komunikatif sehingga iklan tersebut dapat menarik perhatian sekaligus pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh masyarakat. Dalam setiap iklan khususnya iklan hiperbola sudah barang tentu memuat sebuah pesan yang ingin disampaikan terhadap sasarannya. Dimana pesan tersebut akan sampai pada benak sasaran yang kemudian pesan tersebut akan dipersepsi oleh sasarannya berdasarkan alasan masing-masing.

PERUBAHAN BENTUK, ESTETIK DAN MAKNA SIMBOLIK PAKAIAN ADAT PERKAWINAN SUKU GORONTALO – HARIANA – 27106018
ABSTRAK –
Pakaian adat suku Gorontalo merupakan bentuk pakaian-pakaian raja dan ratu pada masa kerajaan Gorontalo, diantaranya: (1) Pakaian kebesaran raja dan ratu menjadi pakaian adat perkawinan saat bersanding untuk masyarakat Gorontalo pada umumnya; (2) Pakaian sehari-hari raja dan ratu menjadi pakaian adapt perkawinan malam pernikahan untuk masyarakat Gorontalo pada umumnya. Pakaian-pakaian tersebut tidak hanya bernilai fungsi sosial, tetapi juga kaya dengan estetis dan simbol-simbol yang mempunyai makna bagi masyarakat pendukungnya. Seiring dengan waktu dan perkembangan jaman, terjadi perubahan dan perkembangan pada struktur pakaian adat perkawinan, diantaranya dipengaruhi oleh fleksibilitas adat, perkembangan industri kain, dan faktor keinginan individu yang berbaur dengan pengaruh lingkungan dan berubahnya waktu.

REPRESENTASI DESAIN KARAKTER PROTAGONIS KOMIK SAWUNG KAMPRET – GIDEON K. FREDERICK – 27106007
ABSTRAK –
Karakter protagonis dalam sebuah kisah adalah sebuah peran yang istimewa. Dalam komik sebagai medium visual, representasi karakter protagonis ini fungsinya menjadi menarik. Ia yang membuat kisah tersebut bergulir. Bagi pembaca, karakter ini pula yang berfungsi sebagai suatu “jendela” dimana pembaca kisah dapat masuk ke dalam kisah itu. Dari sini, penulis melihat adanya fenomena menarik mengenai dualitas fungsi sebuah karakter protagonis dalam kisah. Protagonis disebut memiliki fungsi internal, yaitu sebagai pengikat narasi dimana ia ada didalamnya. Sekaligus berfungsi eksternal, dimana ia harus pula berhasil mengikat pembaca dengan kisah yang dibacanya melalui apa yang kita sebut empati. Bagaimana karakter semenarik demikian adalah topik utama penelitian ini untuk menunjang dualitas fungsi tersebut.

STRATEGI KAMPANYE IKLAN DOVE TERHADAP PERSEPSI KAUM PEREMPUAN – IRA WIRASARI – 27106009
ABSTRAK –
Iklan kosmetik saat ini berlomba- lomba untuk menampilkan dan menggunakan model perempuan yang sempurna, bahkan tak jarang iklan – iklan tersebut menampilkan para artis untuk dapat menarik perhatian para konsumennya, contohnya Lux, Ponds, serta Olay. Namun, Dove justru menggunakan model perempuan biasa dalam iklannya, bahkan cenderung tidak tampak cantik.Tampaknya dengan iklan kampanyenya Dove berusaha ingin merubah atas standar kecantikan yang ada selama ini dalam masyarakat.

STUDI KOMPARASI BUSANA TARI TOPENG CIREBON DENGAN BUSANA TARI TOPENG PRIANGAN – AHUSTIANI – 27106304
ABSTRAK –
Realitas topeng telah hadir sejak zaman Pra–sejarah, yaitu sebagai media pemujaan terhadap Dewa dan arwah nenek moyang/ para leluhurnya. Dalam perkembangannya, dunia topeng mengalami perluasan fungsi, bukan saja sebagai axismundi antara dunia manusia dengan dunia atas yang dipercaya sebagai pemberi sumber kekuatan dan keberkahan, melainkan pula topeng berfungsi sebagai benda hiasan, mainan anak, pelindung tubuh, serta media ekspresi bagi penciptanya untuk mencapai tujuan tertentu, seperti halnya tari topeng yang dijadikan media dalam penyebarkan agama Islam oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Kali Jaga.